Sabar adalah kunci blog professional

Apakah teman-teman seorang pemula didunia blog? Bagus! ini lah langkah awal Anda untuk dapat mencapai blog professional. 

“Blog professional berarti tidak hanya tampilan templatenya yang luar biasa, yang biasa-biasa juga bisa dikatakan professional asalkan berisi tulisan-tulisan yang bermutu dan memberi manfaat kepada para pembacanya.”

Namun, tahukah Anda? Untuk mencapai  blog yang professional membutuhkan kerja keras, waktu, pengetahuan dan wawasan yang luas. 

Lalu Bagaimana saya bisa memperoleh keahlian ini?
Kuncinya hanya satu.. yaitu “SABAR“. 

Banyak para pemula diawal sangat bersemangat untuk mendirikan blog, setelah berjalannya waktu satu bulan, dua bulan, rasa jenuh timbul karena visitor tak kunjung meningkat karena isi blog masih sedikit.

“Jangankan meningkat,  datangpun tidak..”

Sehingga timbul lah tindakan hal-hal curang seperti yang lagi ngetrend sekarang ini, misalnya melakukan copy-paste artikel orang lain, dan melakukan tindakan yang dianggap spam lainnya atau bahkan berhenti ngeblog. 

Kesabaran disini dimana kita harus berlatih meluangkan waktu untuk menulis artikel yang baik dan memperluas wawasan dengan banyak membaca dan tidak boleh cepat berputus asa. 

Seperti pepatah mengatakan:

“Dikit- dikit maka akan menjadi bukit”

Walaupun sedikit-demi sedikit suatu saat pasti akan menjadi banyak.

Artinya apa? 

“Lebih baik memposting 1 artikel yang memang benar-benar berkualitas daripada 100 artikel yang tidak karuan”

Menulis 1 artikel dari hasil keringat kita jauh lebih baik daripada melakukan copy paste hasil karya orang lain.

Itu sebabnya mulai sekarang, jika Anda punya blog hasil dari copy paste dan bukan dari kerja keras Anda segeralah dihapus. 

Itu semua hanyalah tindakan sia-sia kemudian akan merugikan Anda dan sipemilik artikel aslinya. korban waktu dan  biaya hanya karena melakukan copy paste tidak mendatangkan manfaat apa-apa.

Jika blog Anda rencananya akan digunakan untuk berbisnis di GA dari hasil Copy-Paste, jangan pernah bermimpi untuk diterima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *